“Bondang” Tabungan Nelayan di Musim Kering

 

Pelalawan | Gurindam12.co-Nelayan Sungai Serkap Kecamatan Teluk Meranti, memiliki tabungan alam disaat musim kering. hal ini terbukti dengan dua jam saja, nelayan mampu menangkap ikan minimal 10 Kilogram. dan hanya menggunakan peralatan tradisional berupa alat pancing.

Kehidupan nelayan sungai sangat mengandalkan musim, dan Kebanyakan para nelayan mengalami kesulitan mencari ikan disaat musim kering. Kondisi ini berdampak besar pada kuantitas hasil tangkapan masyarakat dipinggiran sungai ini, Sehingga pada kondisi inilah nelayan harus mengencangkan ikat pinggang dikarenakan penurunan kuantitas ikan.

Namun nelayan sungai serkap kecamatan teluk meranti kabupaten pelalawan ini memiliki lubuk, atau Bondang. Bondang merupakan lubuk yang berada di daratan sekitaran sungai, yang terletak sekitar 500 meter hingga 2 kilometer dari bibir sungai. hal ini terjadi dikarenakan tidak adanya saluran air alam disaat musim kering, sehingga menyisahkan genangan air berisikan ikan sungai.

 

Ikan sungai yang terperangkap didalam lubuk ini tergolong banyak. hal ini terbukti dengan ketidak mampuannya masyarakat dalam membawa hasil tangkapan, sehingga nelayan terkadang meninggalkan beberapa hasil tangkapan di perjalanan.

“Bondang itu banyak sekali ikannya, sehingga nelayan harus meninggalkan sebagian ikan hasil tangkapannya di perjalanan pulang, hal ini di sebabkan hasil tangkapan yang terlalu banyak”.Maizaldi Yayasan Mitra Insani.

Bondang merupakan lubuk yang sampai saat ini hanya diketahui nelayan lokal, sehingga tidak banyak nelayan yang mengambil hasil sungai tersebut. Dan sampai saat ini nelayan hanya memakai alat tradisional dalam penangkapannya berupa pancing.

“harapan saya pemanfaatan Bondang kedepannya tidak memakai alat tangkap perusak, seperti alat setrum atau racun, karena Bondang adalah tabungan nelayan disaat musim kering”.Maizaldi Yayasan Mitra Insani.