Bangkinang | Gurindam12.co - Sebagai bentuk perlindungan terhadap Spesies Ikan Asli Indonesia, Yayasan Mitra Insani dengan dukungan The GEF Small Grants Programme Indonesia. Melakukan identifikasi ikan yang bertujuan memberikan perlindungan spesies asli daerah aliran sungai, untuk membangun model pemanfaatan DAS Kampar Riau secara berkelanjutan.
Daerah Aliran Sungai (DAS) Kampar merupakan wilayah sungai lintas provinsi bersama enam aliran lainnya, Wilayah sungai yang mencakup DAS Kampar memiliki luas sungai 26.298 km2. Sungai Kampar terbagi atas dua bagian, yaitu bagian sungai Kampar kiri dan Sungai Kampar bagian kanan.
Perlindungan ini dilakukan terhadap jenis - jenis yang sudah punah dan terancam punah, sehingga hal ini dapat memberikan daftar identitas ikan yang berada di daerah aliran sungai Kampar. Pemilihan atas jenis ikan dipertimbangkan menurut faktor pendukung dan aspek pentingnya jenis ikan terhadap ekologi dan ekonomi masyarakat setempat.
Perlindungan terhadap spesies ini adalah hal penting, dikarenakan ikan merupakan hasil sungai yang mempunyai peran dalam siklus kehidupan khalayak. Perjalanan program ini mendapatkan respon positif dari masyarakat dikarenakan memiliki manfaat bagi keberlangsungan alam dan kehidupan masyarakat kedepannya.
“Masyarakat mendukung program ini dikarenakan hasilnya dapat memberitahu masyarakat tentang kondisi sungainya. Dan scara tidak langsung dapat membantu mendorong pengukuhan aturan adat yang mengatur tentang pengolahan wilayah sungai scara berkelanjutan seperti di larangnya meracun ikan, dan menyentrum yang telah berlangsung sejak lama”.Ulil Amri Yayasan Mitra Insani
Menurut informasi yang dihimpun oleh tim Gurindam12.co. Program ini telah mendapatkan Sembilan puluh persen spesies ikan hulu aliran sungai, dengan menunjukkan tingkat penurunan kuantitas di beberapa spesies ikan. serta Temuan spesies baru yang berasal dari hilir dikarenakan pencemaran dihilir sungai semakin meningkat.
“jumlah spesies ikan hulu telah teridentifikasi kurang lebih sekitar Sembilan puluh persen, dan kita juga sudah mendapatkan beberapa kesimpulan. Penurunan beberapa kuantitas spesies dan datangnya spesies baru yang berasal dari hilir dikarenakan pencemaran dihilir sungai semakin meningkat”.Ulil Amri




