Batu Sanggan Village at Subayang River Upstream of Kampar River Basin

Bangkinang | Gurindam12.co - Daerah Aliran Sungai Kampar Kiri Hulu, memberikan perlindungan terhadap spesies hasil sungai. Kondisi ini terjadi dikarenakan masyarakat berupaya menjaga situasi dan kondisi alam agar tetap terjaga dengan baik. sebagai tanda terimakasih atas hasil yang selama ini mereka dapatkan.

Kelestarian sungai daerah aliran sungai Kampar kiri hulu masih dalam kondisi yang sangat baik. Hal ini terlihat dari kejernihan air sungai subayang yang terlihat baik dan dapat memesona setiap mata yang melihatnya. Letak geografis yang berada disekitaran bukit RIMBANG-BALING Kampar, Riau dengan luas 136.000,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 173/Kpts-II/1986, 6 Juni 1986, menjadi salah satu faktor penjagaan kelestarian sungai ini.

Selain pelestarian mengenai keberadaan suaka marga satwa rimbang baling, masyarakat yang berada di pinggiran sungai ini, turut menjaga keberadaan kelestarian sungai melalui aturan adat yang telah dibuat scara turun temurun.” Masyarakat adat dari dulu telah berusaha menjaga alam, dengan membuat aturan adat. Salah satunya aturan yang mengatur adat seperti, pelarangan meracun dan menyetrum. Lubuk larangan juga turut membantu menyediakan ruang kembang biak ikan”.Ulil Amri masyarakat Desa Batu sanggan Kampar kiri hulu, Kampar, Provinsi Riau.

batu sanggan village at Subayang River upstream of kampar river basin

Kondisi ini memungkinkan untuk tetap terpeliharanya spesies asli hulu sungai Kampar scara alamiah. Walaupun scara kesejahteraan, masyarakat Kampar kiri hulu memiiki kondisi yang sangat memperihatinkan, karena memiliki keterbatasan akses prekonomian.” Daerah ini bagus, kelestariannya masih tetap terjaga, air, bukit, semuanya masih asri, walaupun scara ekonomi masyarakat didaerah ini memiliki kesejahteraan tidak seperti daerah lain”.Taufik Hidayat pemuda masyarakat Desa Batu sanggan Kampar kiri hulu, Kampar, Provinsi Riau.

Namun masyarakat kampar kiri hulu, khususnya desa batu sangan tetap memberikan upaya dalam menjaga kelestarian hutan dan sungai sebagai bentuk terimakasih atas hasil yang selama ini mereka dapatkan.

” masyarakat desa disini memelihara alam, semuanya terbukti dengan aturan adat turun temurun ninik mamak. Semuanya karena kita mau menjaga kelestarian warisan nenek moyang kepada generasi kita dan anak kita besok. Karena Selama ini alam ini yang membantu kita hidup, jadi kita harus baik sama alam kita”. Jusman Datuk Tumenggun, Pemanggku Adat Desa Batu Sanggan Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau.